Makassar – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan tetap optimis untuk mengusung kandidat yang bisa melawan petahana di Pilkada Takalar, hal itu disampaikan oleh Sekretaris Umum DPW PKS Sulsel, Taslim Tamang.

Menurut Legislator DPRD Sulsel tersebut, kemungkinan untuk koalisi dengan tiga partai yang belum memberikan dukungan ke duet petahana masih terbuka lebar, “kami terus berkomunikasi dengan PKB, Gerindra dan PKPI,” kata Taslim.

Mantan Ketua DPD PKS Makassar periode 2005-2010 itu mengaku bahwa PKS berupaya agar warga Takalar tidak dihadapkan dengan pilkada yang peserta cuma 1 kandidat. “Kita ingin memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat,” kata Taslim.

Pria kelahiran Bone tersebut menambahkan bahwa model pilkada dengan satu calon itu tidak boleh menjadi budaya di Pilkada, “kita ingin memberikan pilihan-pilihan kepada masyarakat bahwa di Takalar tidak kosong stok pemimpin, PKS ingin memberikan Takalar rasa baru kepada masyarakat,” ungkapnya.

Taslim menegaskan bahwa jika pilkada seperti ini menjadi uji coba, ditakutkan akan menjadi opsi setiap calon di pilkada untuk meraup semua dukungan partai sehingga mereka menjadi kandidat tunggal, “jika itu terjadi, kepercayaan masyarakat kepada partai akan berkurang, apalagi jika kandidatnya tidak terlalu baik di mata masyarakat, partai tidak memberi mereka pilihan baru,” tegas Taslim.

Makassar – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan tetap optimis untuk mengusung kandidat yang bisa melawan petahana di Pilkada Takalar, hal itu disampaikan oleh Sekretaris Umum DPW PKS Sulsel, Taslim Tamang.

Menurut Legislator DPRD Sulsel tersebut, kemungkinan untuk koalisi dengan tiga partai yang belum memberikan dukungan ke duet petahana masih terbuka lebar, “kami terus berkomunikasi dengan PKB, Gerindra dan PKPI,” kata Taslim.

Mantan Ketua DPD PKS Makassar periode 2005-2010 itu mengaku bahwa PKS berupaya agar warga Takalar tidak dihadapkan dengan pilkada yang peserta cuma 1 kandidat. “Kita ingin memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat,” kata Taslim.

Pria kelahiran Bone tersebut menambahkan bahwa model pilkada dengan satu calon itu tidak boleh menjadi budaya di Pilkada, “kita ingin memberikan pilihan-pilihan kepada masyarakat bahwa di Takalar tidak kosong stok pemimpin, PKS ingin memberikan Takalar rasa baru kepada masyarakat,” ungkapnya.

Taslim menegaskan bahwa jika pilkada seperti ini menjadi uji coba, ditakutkan akan menjadi opsi setiap calon di pilkada untuk meraup semua dukungan partai sehingga mereka menjadi kandidat tunggal, “jika itu terjadi, kepercayaan masyarakat kepada partai akan berkurang, apalagi jika kandidatnya tidak terlalu baik di mata masyarakat, partai tidak memberi mereka pilihan baru,” tegas Taslim.

Facebook Comments

NO COMMENTS

Leave a Reply