Makassar – Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan mempunyai banyak harapan dan catatan di Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Selatan yang ke – 348.

Ketua Fraksi PKS Sulsel, Ariady Arsal berharap agar tempat wisata seperti Toraja dan Selayar lebih mudah diakses, “Untuk Toraja perlu dipastikan bandara segera tuntas, untuk Selayar harus diupayakan infrastruktur pendukung wisata selesai, baik hotel ataupun transportasi wisatawan di darat dan laut,” ujar Ariady Arsal.

Jafar Sodding, Legislator Dapil Makassar A berharap ke depannya pengambil kebijakan di Sulsel lebih memperhatikan agenda keummatan, “Sulsel tidak bisa dipisahkan dari ulama, maka pengambil kebijakan harus lebih memperhatikan agenda keummatan,” kata Jafar Sodding.

Taslim Tamang yang juga sekretaris DPW PKS Sulsel berharap pembangunan infrastruktur bisa berjalan dengan baik dan cepat, ” di Sulsel masih kurang dalam bidang infrastruktur terutama infrastruktur jalan dan karenanya saya berharap agar hal menjadi perhatian pemerintah,” ungkap Taslim.

Lain halnya dengan Baso Syamsu Risal, legislator PKS dari Wajo ini berharap Sulsel bisa swasembada pangan pada tahun 2018, “Kita berharap dengan bantuan yang diberikan kepada petani selama ini bisa menggenjot produksi pangan di Sulsel,” kata Syamsu Risal.

Politisi perempuan PKS, Andi Jahida Ilyas berharap akan banyak program dan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pemberdayaan perempuan. “Aspirasi dari pelaku UMKM sangat banyak kita temui ketika turun ke lapangan,” kata Andi Jahida.

Sedang Wakil Ketua Komisi A, Sri Rahmi menegaskan bahwa kepemimpinan SYL-Agus harus bisa merampungkan PR dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Ini adalah HUT terakhir dalam kepemimpinan SYL, saya sebagai legislatif berharap, PR Gubernur dalam RPJMD bisa dituntaskan dalam sisa waktu kepemimpinanya,” lanjutnya.

Fraksi PKS menilai prestasi Sulsel dalam kepemimpinan SYL-Agus sangat banyak, terutama mendapat predikat WTP tujuh kali berturut-turut dan menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran.

Facebook Comments

NO COMMENTS

Leave a Reply