Makassar – Terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengendalian Penyembelihan Hewan Ternak Sapi dan Kerbau Betina Produktif, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusulkan pengendalian dan pelarangan ternak betina produktif keluar daerah. Hal itu disampaikan Andi Jahida Ilyas saat membacakan pemandangan umum FPKS pada Paripurna hari ini, (10/05).

“FPKS mengusulkan pengendalian atau pelarangan ternak betina produktif keluar daerah untuk menjaga produktivitas dan jumlah populasi ternak Sulawesi Selatan,” kata Andi Jahida.

Menurut FPKS bahwa hewan ternak sapi dan kerbau produktif merupakan sumber daya genetik untuk mengembangbiakkan populasi ternak, “Ternak betina produktif harus dijaga kelestarian dan ketersediaanya harus dijaga dengan cara mengendalikan dan melarang pemotongan ternak betina produktif,” pungkas legislator PKS asal Luwu itu.

Facebook Comments

NO COMMENTS

Leave a Reply